Jenis Meditasi Untuk Membangkitkan Tenaga Dalam

Artikel Penting » Jenis Meditasi Untuk Membangkitkan Tenaga Dalam

 

Pada hakikatnya, meditasi merupakan proses menuju kedamaian batin dan penenangan diri paling primitif. Meski demikian, meditasi justru semakin banyak dipraktikkan dan diminati oleh masyarakat modern. Sebab ketenangan jiwa seolah menjadi bagian dari kebutuhan paling mendasar pada peradaban teknologi.

Mengingat pola hidup masyarakat modern yang tidak lepas dari beban pikiran dan tekanan sosial. Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan tersebut mereka melakukan meditasi untuk membangun jiwa dan fisik yang lebih siap.

Bagi sebagian orang, meditasi menjadi jawaban atas berbagai keluhan dan masalah yang menimpa manusia. Memang terkesan mustahil bila kehidupan kita serta merta tidak terpengaruh oleh kekacauan apapun yang terjadi di luar diri. Meditasi menjadi pengontrol pikiran dan kehidupan kita agar tidak larut dalam kekacauan tersebut. Menjadikan pikiran lebih damai dan mudah menemukan jalan keluar atas berbagai masalah.

Jika Anda saat ini tengah mendalami Teknik tenaga dalam. Maka tidak ada salahnya Anda mengenal beberapa Teknik meditasi yang bisa digunakan untuk menumbuhkan energi tenaga dalam pada diri Anda.

 

  1. Teknik Meditasi Pernafasan

Sebagaimana penyebutannya, meditasi ini berfokus pada sistem pernafasan yang terjadi di dalam tubuh. Di mana dengan cara ini, Anda harus mengambil udara dan melepaskannya secara teratur. Teknik meditasi pernafasan bisa dilakukan dengan cara duduk bersila atau duduk di kursi, dengan tangan di letakkan di atas lutut. Bisa juga dilakukan dengan mempertemukan jari tengah dengan ibu jari, kalaupun tidak dipertemukan juga tidak apa-apa.

Fokus utama dari teknik ini yaitu memperhatikan nafas yang keluar maupun yang masuk ke dalam tubuh. Serta merasakan bagian diafragma ketika udara tersebut keluar-masuk dan bersirkulasi.

 

  1. Teknik Meditasi Fokus

Teknik meditasi fokus sangat mirip dengan meditasi teknik pernafasan, hanya pada meditasi fokus yang menjadi objeknya. Bila pada teknik meditasi pernafasan yang menjadi fokus adalah udara yang keluar-masuk dan bersirkulasi di dalam tubuh, Sedangkan pada meditasi fokus, objek yang menjadi pusat yaitu benda-bena tertentu seperti lilin, sebuah titik, suara, atau musik yang bisa membantu masuk ke alam meditasi lebih dalam.

 

  1. Teknik Meditasi Berjalan

Teknik meditasi berjalan adalah meditasi yang melibatkan suasana dan tempat tertentu. Tempat yang dipilih biasanya tempat yang memang memiliki suasana nyaman dan natural, seperti taman, pantai, jalan di antara pesawahan, atau jalan yang tenang di pagi hari. Ketika melakukan meditasi berjalan, yang menjadi fokus yaitu setiap langkah kaki yang bergerak maju, merasakan saat permukaan kaki menyentuh permukaan bumi, serta saat kaki mengambil tumpuan ketika hendak melangkah.

Selain merasakan bagian kaki, yang perlu diperhatikan adalah udara yang berhembus dan udara yang masuk selama proses pernafasan sembari berjalan. Ketika Anda bisa menyatu dengan meditasi ini, Anda tidak akan merasa kesepian. Meskipun sebelumnya Anda dalam kondisi psikis kesepian.

 

  1.  Teknik Meditasi Transendental

Teknik meditasi transendental merupakan teknik yang sering digunakan mereka yang sedang menjalani lelaku atau tirakat tertentu. Dalam teknik meditasi ini, seseorang melakukan meditasi dengan mantra atau doa-doa tertentu yang dibaca berulang-ulang hingga pikiran terfokus pada kata-kata tersebut. Ada pula yang menyebut meditasi ini sebagai bentuk dzikir.

 

  1. Teknik Meditasi Spiritual

Teknik meditasi spiritual dilakukan dalam keadaan memohon petunjuk atau dalam kondisi keheningan. Tujuan meditasi ini untuk mendapatkan bimbingan dan untuk mendapatkan ilham tertentu. Teknik meditasi spiritual dahulu digunakan para penguasa dan bangsawan Jawa untuk mendapatkan ilham dari Sang Pencipta Alam.