Apakah Latihan Tenaga Dalam Juga untuk Membuka Mata Batin?

Artikel Penting » Apakah Latihan Tenaga Dalam Juga untuk Membuka Mata Batin?

Pada tingkatan tertentu, tenaga dalam juga berkaitan dengan kepekaan batin. Kepekaan dan kekuatan rasa batin adalah dasar dari kebatinan dan kekuatan batin/spiritual. Kekuatan yang dibangun dalam olah rasa dan olah batin adalah energy yang sifatnya gaib. Baik olah rasa maupun olah batin berpengaruh secara langsung pada cakra tubuh di bagian dada dan cakra dahi.

Tetapi pembukaan cakra energi di dada tidak ditujukan untuk yang bersifat gaib, biasanya untuk tujuan kanuragan, begitu juga dengan pengolahannya. Sedangkan pembukaan energy cakra pada area dahi, bertujuan untuk meningkatkan kepekaan yang sifatnya batiniah.

Untuk tujuan kebatinan dan kegaiban, cakra energi di area dahi tidak diolah dengan olah pernafasan, tetapi dengan cara olah rasa dan kebatinan.

Karena berhubungan dengan kegaiban sukma manusia, dan kekuatan rasa dan batin yang terjadi adalah berasal dari kekuatan sukmanya ditambah energy dari cakra tubuhnya, jadi tidak semata-mata hanya energi tubuh dari cakra tersebut.

Dalam proses pembelajaran meditasi inti gaib yang pernah Saya ajarkan, prosesnya berkaitan dengan pembukaan cakra tubuh, terutama cakra di bagian dahi atau cakra ajna.

Tujuan utama pembukaan cakra tersebut adalah untuk mengolah energi yang untuk dapat digunakan untuk kesehatan dan vitalitas, untuk menambah kekuatan tenaga dalam, kesaktian gaib dan olah spiritual.

Pembukaan cakra tersebut tidak dikhususkan untuk melihat gaib, dan dengan telah terbukanya cakra dahi tidak berarti seseorang langsung dapat melihat gaib. Atau mengetahui seluk-beluk alam dunia spiritual.

Karena pengetahuan spiritual harus dipelajari sendiri berdasarkan proses "pencarian spiritual", tetapi dengan telah terbukanya cakra tersebut akan mempermudah usaha pembelajaran seseorang.

Di banyak tempat, umumnya energi-energi tersebut dibangkitkan dan diolah dengan cara olah pernafasan, karena berhubungan dengan olah kanuragan dan kesaktian / kekuatan.

Tetapi di kebudayaan Timur, kundalini biasanya dihasilkan dengan cara meditasi dan yoga untuk menarik / menggerakkan urat saraf. Cara-cara meditasi juga banyak dilakukan di Indonesia, terutama disertai dengan bacaan amalan, zikir dan wirid.

Cara-cara tadi masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Yang terlebih harus diperhatikan adalah faktor resiko dari cara apapun yang dilakukan, dan setelah energi tersebut terbangkitkan, harus dapat dikendalikan dengan semestinya.

Energi yang dibangkitkan dengan cara olah pernafasan biasanya dapat dikendalikan dengan relatif lebih mudah, karena proses latihannya memang ditujukan untuk membangun dan mengendalikan energi.

Seandainya pun terjadi kesalahan dalam proses latihannya, penyembuhannya relative lebih mudah dibanding olah energi dengan cara selain olah pernafasan.

Tetapi secara fisik ada juga resikonya. Terlalu memforsir pernafasan dada dapat menyebabkan pembengkakan jantung dan radang hati / liver, terutama untuk yang baru ikut pelatihannya (pemula), tetapi bisa juga terjadi pada yang sudah senior, yang menggebu-gebu hasratnya akan kesaktian kanuragan.

Pernafasan perut bawah juga dapat menyebabkan usus turun atau perut kendor.

Bagi Anda yang ingin berlatih olah tenaga dalam yang manfaatnya lebih luas. Baik untuk penyembuhan maupun pengembangan diri, silahkan daftarkan diri Anda melalui situs Saya di www.auragayatri.com