Inilah Bukti Hawa Murni Tenaga Dalam Ada pada Kehidupan Sehari-Hari Anda

Artikel Penting » Inilah Bukti Hawa Murni Tenaga Dalam Ada pada Kehidupan Sehari-Hari Anda

Berbicara mengenai tenaga dalam, sebenarnya tidak lepas dari pembahasan mengenai titik penghasil energy pada tubuh kita, yaitu cakra.

Ada satu cakra yang biasanya paling dominan dalam olah energy tenaga dalam. Cakra tersebut yaitu cakra yang berada di ujung tulang belakang (tulang ekor), secara alami energi yang dihasilkannya adalah energi hawa murni.

Jadi yang disebut energy Hawa murni adalah energy yang berfungsi sebafai pemicu munculnya tenaga dalam murni dan tenaga dalam kanuragan. Hawa murni terkait erat dengan aktivitas sukma manusia, menjadi penunjang energi kehidupan tubuh manusia.

Seringkali orang tidak dapat membedakan istilah tenaga dalam murni dengan hawa murni, sehingga sering disebut sama, padahal berbeda. Cakra energi sebagai sumber tenaganya pun berbeda. Tenaga dalam murni dihasilkan oleh cakra-cakra tubuh di antara pusar dan tulang ekor.


Itulah yang dihasilkan dalam olah nafas tenaga dalam yang penekanannya pada pernafasan perut bagian bawah. Sedangkan hawa murni dihasilkan oleh tulang belakang (sumsum tulang belakang) dan mengalir keluar melalui ujung tulang belakang (tulang ekor) atau melalui saluran di pangkal tengkorak (tulang leher bagian atas) menuju ke otak.

Biasanya hawa murni dikembangkan dengan cara meditasi, seperti dalam meditasi pembangkitan energi kundalini.

Secara alami energi hawa murni ini mengalir keluar ketika seseorang menguap (seperti menguap mengantuk). Energi hawa murni keluar dari tulang punggung mengalir ke atas, melewati tulang leher dan pangkal tengkorak menuju ke otak. Kemudian energi ini merangsang saraf-saraf / cakra-cakra di leher dan kepala, otot-otot dan urat saraf mengejang dan manusia menguap.

Jika hawa murni mengalir keluar melalui ujung tulang ekor dan merangsang cakra-cakra di sekitar bawah perut, maka yang mengejang adalah otot-otot di bagian kaki dan perut. Atau bila yang mengejang adalah otot-otot di perut, tangan dan dada, maka hawa murni itu mengalir keluar dan merangsang cakra-cakra di sekitar dada.

Bila seseorang kehabisan tenaga dalam murni atau tenaga dalam kanuragan, maka hawa murni ini akan bergerak untuk mengisi kekosongan energi.

Atau bila seseorang kehabisan daya tenaga untuk bertahan hidup, misalnya dalam kondisi kedinginan yang parah, maka energi ini akan mengalir dengan sendirinya untuk memberikan kehangatan (kecuali bila orang tersebut berusaha melawan hawa dingin tersebut, maka aliran energi ini akan terhambat dan akibatnya orang tersebut akan menggigil kedinginan).

Begitu juga yang terjadi pada orang-orang yang kelelahan, energi ini akan mengalir dengan sendirinya untuk memulihkan tenaga. Bila anda menggigil kedinginan, berarti energi dan kekuatan tubuh anda
dalam kondisi tidak mampu melawan hawa dingin yang anda alami.

Cobalah untuk menenangkan batin anda. Sambil menahan dan menekan nafas di perut bagian bawah, cobalah untuk mengiklaskan bahwa anda memang harus mengalami kedinginan, mudah-mudahan kemudian akan ada aliran-aliran energi (hawa murni) yang kemudian membuat anda tidak menggigil lagi.

Anda masih tetap kedinginan, tetapi anda tidak menggigil lagi. Setelah tidak menggigil lagi, teruskan menahan nafas dan tekan di perut bagian bawah, cobalah dengan beberapa gerakan tangan sambil tetap menekan nafas, anda alirkan energi ke seluruh tubuh supaya tubuh anda tidak kedinginan lagi, tujuannya adalah untuk membangkitkan dan menyalurkan hawa hangat yang berasal dari energi cakra di ujung tulang belakang, pusar dan dada.

Begitu juga bila anda kehujanan. Bila memang anda harus basah kehujanan, maka cobalah mengiklaskan bahwa anda memang harus basah kehujanan. Sesudah itu mandilah dengan air hangat. Biasanya tubuh anda akan tetap sehat dan hangat. Lain halnya bila anda basah kehujanan tetapi anda tidak iklas basah kehujanan, biasanya anda kemudian akan mengalami sakit masuk angin, demam atau flu.

Saat seseorang tidur dalam cuaca dingin (atau tinggal di dataran tinggi), secara alami hawa murni akan bekerja menghangatkan tubuhnya.

Itulah sebabnya orang yang tidur dalam cuaca yang dingin, setelah bangun tidur tubuhnya akan terasa lebih hangat dan lebih segar (kecuali bila orang tersebut kedinginan). Orang yang tinggal di tempat
yang bersuhu dingin biasanya memiliki vitalitas tubuh yang lebih baik dibandingkan orang yang tinggal di cuaca yang panas.