Penyembuhan Obsesif Compulsif (OCD) Dengan Tenaga Dalam

Terapi Pikiran & Kejiwaan|Semua Produk

Harga:1,000,000Rp.

Apa Itu Obsesif Kompulsif?

Obesesif Kompulsif atau Obsesive Compulsive Disorder (OCD) adalah gangguan psikis yang menjadikan seseorang tidak mampu mengontrol pikirannya. Obsesif kompulsif berupa khayalan yang mendorong tingkah laku seseorang untuk melakukan perbuatan yang berulang-ulang. Orang yang mengalami OCD selalu terganggu pikirannya karena merasa khawatir dan cemas. Rasa cemas dan khawatir inilah yang akan memicu orang yang terkena Obsesif Kompulsif untuk selalu mengulangi apa yang dilakukannya.

Contoh orang yang mengalami gangguan Obsesif Kompulsif yaitu selalu mencuci tangannya berulang-ulang bahkan sampai puluhan kali untuk memastikan tangannya tidak terkontaminasi. Mengecek pintu berulang-ulang karena merasa tidak yakin telah mengunci pintu tersebut atau merasa tidak aman. Mengumpulkan barang-barang bekas yang tidak berguna, karena khawatir jika dibuang akan menimbulkan hal buruk pada dirinya. Terlalu terobsesi pada urutan, sehingga apapun yang dilakukan harus pada urutannya.

 Penyembuhan Obsesif Compulsif (OCD) Dengan Tenaga Dalam

Apa Gejala Obsesif Kompulsif?

Orang yang mengalami gangguan Obsesif kompulsif umumnya tidak yakin dengan apa yang dilakukannya, jika baru satu kali melakukannya. Biasanya mereka akan mengulanginya hingga minimal empat kali mengulangi perbuatan yang sama. Semisal berulang-ulang mencuci tangan, mengunci pintu, membersihkan piring, Serta melakukan apapun secara berulang-ulang. Gejala munculnya Obsesif Kompulsif yaitu:

  • Memeriksa secara berulang-ulang untuk menghilangkan keraguan.
  • Membersihkan secara berulang-ulang.
  • Sering mengulang hitungan.
  • Terlalu terobsesi pada kerapian. Segala sesuatu harus ditata, dirapikan, dan diletakkan berdasarkan urutan.
  • Merasa tidak nyaman pada apa yang telah dilakukannya.
  • Sering merasa penampilan dirinya tidak sempurna.
  • Sering merasa kurang yakin.
  • Orang yang mengalami OCD menyadari perbuatan yang dilakukannya tidak normal, tapi tidak mempunyai kuasa pada dirinya sendiri untuk menghentikan kebiasaannya.
  • Melakukan suatu hal lebih dari satu kali atau minimal 4 kali.

 

 

Apa Penyebab Obsesif Kompulsif?

Secara umum adanya obsesif kompulsif ditunjukkan dengan melakukan perbuatan secara berulang-ulang (repetitif). Berikut beberapa penyebab yang sering menimbulkan Obsesif Kompulsif:

  • Faktor genetik (keturunan). Mereka yang mempunyai anggota keluarga dengan riwayat OCD memungkinkan menurunkan penyakit psikis ini.
  • Masalah kelainan pada saraf otak.
  • Masalah kepribadian. Mereka yang cenderung memiliki sifat obsesif (rasa memiliki yang berlebihan) cenderung rentan terkena gangguan obsesif kompulsif.
  • Pengalaman yang pernah dialami di masa lalu.
  • Pernah mengalami konflik dalam dirinya. Baik konflik di dalam dirinya maupun konflik dengan orang lain.

 

Penyembuhan Obsesif Kompulsif dengan Tenaga Dalam

Orang yang mengalami Obsesif Kompulsif umumnya menyadari bahwa kebiasaan yang dilakukannya adalah menyimpang. Sayangnya mereka yang mengalami masalah tersebut merasa tidak kuasa untuk menghindarinya. OCD merupakan gangguan psikis yang sangat mengganggu si penderitanya, karena apa yang dilakukannya terkadang menjadi bahan ejekan orang lain.

Kondisi gangguan Obsesif Kompulsif bisa disembuhkan dengan melakukan terapi penyembuhan Tenaga Dalam. Energi positif yang mengalir akan membersihkan area psikis orang yang mengidap OCD. Secara bertahap kondisi penderita OCD semakin membaik, bahkan sembuh secara total.

Seperti salah satu klien kami yang mengikuti layanan penyembuhan Obsesif Kompulsif dengan Tenaga Dalam. Klien kami mengalami gangguan Obsesif kompulsif berupa ketakutan berlebihan bila kulitnya tersentuh orang lain. Hal ini membuat si klien enggan bertemu dengan orang lain. Sehari-hari sebagian besar waktunya hanya dihabiskan dengan berdiam diri di rumah. Ketika ke luar rumah pun, ia sangat menjaga agar jangan sampai tersentuh orang lain. Ketika tak sengaja tersentuh, yang dilakukannya yaitu membersihkan bagian tubuh yang tersentuh orang lain secara berulang-ulang.

Klien kami menyadari kelainan yang dialaminya, tapi tidak berdaya menghindarinya. Tentu ini membuat dirinya mengucilkan diri dari pergaulan. Setelah mendapatkan terapi tenaga dalam selama 4 kali. Gangguan OCD mulai membaik. Bahkan dalam terapi berikutnya ia menyatakan kesembuhannya dari gangguan OCD.